Djakarta

July 10th, 2007 by rebelionprincess

Fake friends. Perfect strangers. Alter ego. Crowd. Skycrapper. Traffic jam. Nightlife. Beer and get drunk. Workworkwork. Mosquitos. Gay and lesbo. Wild. Chaos. Moneyz and monkeyzz. Not enough sleep. Crap!. Call girl. Shopping. Narcism. Stylish. Taxis. Hectic. Citylights. Lies. Millions of dreams. Hope. Atheist. Politics. Poverty. Betrayal. Dust and smoke. Drugs. Sick. Bribe. Sex for sale. Chronic depressed.

What a Lovely Jakarta…

Ditch

July 9th, 2007 by rebelionprincess

Should I sad or should I cry when I decided to end this up…?

It getting sour it getting bitter. In no time I’ll chew my tongue and soon my heart. I have my dreams lately, but not now.. Now someone ditch me in this path.

I hate it…

Kering, membatu dan berdebu

July 9th, 2007 by rebelionprincess

Kering lalu membatu dan lama kelamaan berdebu tanpa kucuran cinta ataupun hangat bunga dan cahaya pelangi mengelam dan kelabu lalu kembali berdebu dan merasa usang seperti sepasang sepatu yang selalu dipakai berhari-hari berbulan-bulan dan bertahun-tahun tanpa diganti ataupun dikucuri ataupun diistirahatkan sehingga yang ada hanyalah lelah gersang dan kering lalu kembali membatu dan hanya mampu membisu tanpa daya tanpa bisa memohon atau berkata apalagi berlaku dengan tatakrama karena aku hanyalah kering yang membatu lalu lama kelamaan berdebu tak berguna tak bermakna yang harusnya dibuang saja jauh-jauh dibuang ke tempat dimana aku seharusnya berada yang memang gelap sunyi kelam dan kelabu sehingga yang bisa dilakukan hanyalah diam dan berdebu hingga membatu tanpa siapa tanpa apa tanpa tawa juga bahagia karena memang seharusnya aku disana bukan disini yang penuh siapa penuh apa penuh tawa juga bahagia karena seharusnya aku hanya diam, kering membatu lalu berdebu dan membisu mengamati semua dari kejauhan dan berdoa semoga semua baik-baik saja tanpa keberadaanku yang hanya mampu diam membatu lalu membisu…

Leaving

July 1st, 2007 by rebelionprincess

People come and go… How many are there who stayed…?

I dont know…

I really dont know…

Watch, Read, See, Look

June 20th, 2007 by rebelionprincess

I think we use our eyes too much…

Sendiri

June 13th, 2007 by rebelionprincess

Hilang.

Ada yang hilang hari ini.

Tiada kamu yang selalu menyapa dan menuntunku untuk tersenyum mesra.

Tiada dia yang biasa hadir menyajikan sepiring gelak tawa.

Tiada mereka yang selalu ADA

Asing.

Tempat ini asing. Kemana saja aku melihat, perfect strangers.

Curiga menjadi topeng sehari-hari demi melindungi diri.

Mungkin aku memang membatasi diri, mungkin aku memang membangun benteng agar tidak dilalui, mungkin ini memang sepi….

Di kota sesak penuh laknat ku melayang…. SENDIRI

Work..work..work..

June 11th, 2007 by rebelionprincess

Akhirnyaaaa.. Jadi orang kantoran juga gw.. Awalnya sempet ga yakin, karena Im not that type of person, 8 to 5 person.. But, karena tuntutan ekonomi.. yah mo gimana lagi..? Demi meringankan beban orang tua..

Tapi.. ngantor itu ada enaknya juga.. Pulang kantor tinggal santai2, ga usah bikin "PR".. Hehehe.. Trus banyak dapet fasilitas dari kantor.. And the money part of course.. (with a big ‘M’.. hehehe..) Tapi ya itu dy, kompensasinya cape dan bosen! Mungkin sebabnya karena gw baru juga tinggal di Jakarta.. dan belom punya banyak temen disini.. dan Jakarta itu luas sehingga males kalo harus pergi jauh2 buat janjian ketemu ama seseorang.. (ga kaya Bandung..hiks..) Yah.. jadinya hidup gw jadi monoton deh… Berangkat setengah 8, 8 kurang 10 dah sampe kantor. Sarapan mie ayam depan kantor, bikin kopi, trus kerja ampe siang. Siang lunch.. bikin kopi lagi, lanjut kerja ampe sore.. trus pulang ke kost.. santai..tidur.. And on..and on.. Begitu tiap hari.

Yaaaah.. Im still adjusting.. But Im sure, someday I’ll used to it.

New Life, Bigger Life

June 5th, 2007 by rebelionprincess

People must move on in their life.. Now, Im in the phase where I must leave my free and happy life as a student, as a child and begin to live as an adult who must afford everything by their own.

Sekarang gw kerja di Jakarta, a city that I hate.. Me and Jakarta are never gonna be friends. But, even with our enemy, we can still live side by side,right? Just not involved too much in them.. So, that’s what Im gonna do! Stay here, live here, work here, and take as many advantages as I can from this city. Hehehe…

It never easy to live in someplace new. Where everyone is a stranger.. Where you must gain friends again and leave your whole old friends back.. It needs courage.

So, goodbye Bandung… Please, keep all of my memory in you.. Soon I’ll come again and I hope I can see all of my old memory back in you. Love you…

JIFFEST

December 15th, 2006 by rebelionprincess

Sucks!!!

Sial..sial..siaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaal…!!

Tau gtu, gw pesen deh tu tiket dari sebulan  sebelon JIFFEST 2006 dimulai!!

Masih gondooooook…!!

Sial..sial..SIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAL…!!

Udah jauh2, berniat nonton berbagai film di JIFFEST, ampe udah gw stabilo-stabiloin film2 yg bagus berdasarkan resensi dan info2 yg gw baca…. Eeeeeeh.. gw malah keabisan tiket!!

Huuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhh.. Maaf sodara2! Keselnya belom ilaaaaaaaaaaaaang…!!

AAAAAAAAAAAAAAAAAArrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrghhhhhhhhhhhhhhhhhh…

Semoga besok bisa dapet tiket buat nonton gratisan.. Itu juga ga yakin karena kayanya orang2 jg pada dying to get those… Sigh…

Yah.. at least ketemu pacar… Nyenengin pacar karena udah rela jauh2 dtg ke jakarta, kota yang sangat mampu menggeser tingkat kewarasan seseorang.

Bicara sendiri

November 22nd, 2006 by rebelionprincess

Malam ini sunyi

Malam ini tak ada
yang bicara

Malam ini semua
merenung

Tenggelam dalam
pikirannya sendiri

Berbicara tanpa
suara

Dengan hatinya sendiri

 

             Kami mencari solusi

             Apa yang bisa kami lakukan agar kami
tidak basi??!

 

Lalat berdengung
di sekitar kepalaku

Denting mangkuk
beradu sendok penjual nasi goreng bergema di sepanjang gang depan rumahku

Deras air di
kamar mandi saat aku gosok gigi mengingatkanku bahwa aku belum mati

 

             Kami ingin melakukan sesuatu yang
berguna!

             Tapi apalah daya sepasang tangan ini
jika tiada yang menoleh dan bertanya,

             “ Hai kamu, sedang apa..? “

 

Malam ini sunyi

Tapi ternyata
semangat kami belum mati.